Kawan Baik

Berdiri sejak 2016, pada awalnya Kawan Baik adalah murni penyedia platform digital untuk pembayaran zakat infak sedekah. Banyak yang sepakat bahwa potensi zis kita bisa sampai 230 triliun lebih.

Sementara yang terkumpul sampai Januari – September 2019 ini adalah 9 triliun, atau rata rata 11 triliun per tahun. Dengan potensi sedemikian besar, rasanya pilihan terbaik adalah mengelolanya dengan platform digital.

Kawan Baik sengaja tidak membangun brand sendiri, pada awalnya.Layanan yang ditawarkan adalah   Platform As A Service. Bahasa kerennya : layanan white label. Dengan DNA sebagai penyedia service, kolaborasi dan networking menjadi kunci.

Kawan Baik memilih Bazis DKI, Lazis Muhammadiyah, NU Care – LazisNU dan PERSIS ( Persatuan Islam ) – Pusat Zakat Umat sebagai komunitas pertama yang dilayani menggunakan platform Kawan Baik.

Kawan Baik menyediakan aplikasi digital yang dapat digunakan oleh total komunitas berjumah lebih dari 100 juta ini ( ini kalau ditotal lho. Kalau beneran mah dah jadi yunicorn kita he he he ).

Kolaborasi ini adalah kolaborasi manfaat, semua mendapatkan manfaat. Para muzakki, para mustahiq, dan amilin. Dalam bahasa sekarang, namanya model bisnis. Dalam philantrophy islam, model bisnis menyangkut hak amilin inilah yang dianut. Ada 8 golongan penerima manfaat zakat, salah satunya adalah para pengelola ( pengumpul dan penyalur zakat ). Bagiannya 1/8. 12,5%.

Di lain pihak, Kawan Baik ini adalah institusi bisnis. Sementar di undang undang, Kawan Baik tidak boleh melakukan fundraising, kecuali telah mendapat mandat dari lembaga yang telah menjadi Lembaga Amil Zakat ( LAZ ). Kawan Baik adalah Unit Pengumpul Zakat ( UPZ ) dari beberapa LAZ Nasional, seperti LazisMU, Bazis DKI (Laz Propinsi ), Mitra Rumah Zakat dan telah mengikatkan diri menjadi pengumpul zis via platform digital dari Pusat Zakat Umat, NU Care / KOIN NU.

Buat Kawan Baik, hak karena menjadi amilin ini, menimbulkan kewajiban. Kewajiban – kewajiban Kawan Baik ini mudah dirumuskan menjadi 1 kalimat saja. Fastabiqul Khairat ( berlomba dalam kebaikan ).Maka, Kawan Baik pelan pelan pun menjadi penggagas dan pelaksana beberapa program penyaluran / pemberdayaan. Tentu saja, tetap berkolaborasi dengan lembaga amil zakat yang menjadi induknya.

Di Jakarta, Kawan Baik telah menggelar Hapus Tato Gratis, Bersih Bersih Musholla dan Masjid dan sudah berlangsung 2 tahun. Di skala nasional, pernah digelar Kurban Bersama NU dan Muhammadiyah bersama Kawan Baik dan didukung NET TV, bertajuk Nusantara Berkurban untuk Indonesia Berkemajuan. Bersama 2 ormas raksasa ini pernah pula digelar Peduli Rohingya.

Demikian terus berjalan, lalu datanglah bencana ( alam ) itu di 2018 – 2019. Lombok, Palu dan Tsunami Banten. Tiga bencana tersebut juga telah melahirkan kerja sama baru antara Kawan Baik, Good People NET TV, bersama lembaga lembaga amil zakat seperti LazisMuhammadiyah, NU Care, Aksi Cepat Tanggap, Rumah Zakat ( di tingkat nasional ) dan lembaga amil zakat propinsi seperti Bazis DKI Jakarta, LAZ HARFA di Banten, LAZ DASI Di Lombok Plus Komunitas Gerak Bareng di PALU.

Sejauh ini Kawan Baik bersama lembaga tersebut telah berhasil membangun- shelter pengungsian Lombok ( nebeng Rumah Zakat dan Dompet Dhuafa )- hunian sementara yang dibangun di lahan milik pengungsi bersama BAZIS DKI ( hampir 50 unit di Lombok dan Palu )  Masih jauh dari kebutuhan, tapi alhamdulillah amanah telah ditunaikan.

Sekarang, di jaman kekinian, Kawan Baik akan mencoba 1 gerakan lagi. Gerakan yang memungkinkan masyarakat menemukan kemandirian menyelesaikan persoalannya sendiri. Kawan Baik sedang menggagas, menjalankan dan berupaya membesarkan konsep Warung Baik. Warung dengan mekanisme unik, agar warga yang membutuhkan makanan tidak lagi harus cemas, berharap, karena mereka tahu ada yang peduli. Warung Baik.

Setiap hari Warung ini akan memberikan 25 porsi dadakan untuk warga masyarakat yang membutuhkan seperti musafir kehabisan bekal, pedagang balon mainan keliling, ojol opang, pedagang kue rangi yang renta, atau ahh anda pasti bisa — dengan sekali lihat — memutuskan siapa lagi yang membutuhkan.

Warung Baik ini juga menyediakan mekanisme bagaimana 25 porsi itu dipenuhi ( dijalankan dg bisnis biasa ). Bisnis di sini adalah transaksi ketika semua orang mendapat manfaat, tidak ada yang dirugikan. Karena jika ada yang rugi, itu pemerasan, pemaksaaan, perampokan. Warung Baik tentu saja bukan itu. Dan tentu saja, Warung Baik juga bukan satu – satunya program. Masih akan ada Guru Ngaji Gratis, konsep belajar ngaji bersama guru ngaji di manapun, kapan pun, dan tak berbiaya, alias gratis.

Dan seperti halnya Warung Baik, Guru Ngaji Gratis juga akan berupaya ada di tiap saat anda butuh.

Aamiin.

Salam Kawan Baik.

Semua Kawan. Semua Baik.


Dody Jufiprianto

Kawan Baik

Close Menu
×
×

Cart